https://www.askep3s.org/1641b6b11f/sdki/D.0004
SDKI
Aktual
D.0004
Gangguan Ventilasi Spontan
Gangguan ventilasi spontan berhubungan dengan etiologi dibuktikan dengan tanda dan gejala
Tanda & Gejala
Objektif (DO)
- Penggunaan otot bantu napas meningkat
- Volume tidak menurun
- PCO2 meningkat
- PO2 menurun
- SaO2 menurun
Luaran (SLKI)
Ventilasi Spontan Meningkat
Kriteria Hasil
- Dispnea menurun
- Penggunaan otot bantu napas menurun
- Volume tidak membaik
- PCO2 membaik
- PO2 membaik
- SaO2 membaik
Intervensi (SIKI)2
I.01002 Dukungan Ventilasi
Observasi
- Identifikasi adanya kelelahan otot bantu napas
- Identifikasi efek perubahan posisi terhadap status pernapasan
- Monitor status respirasi dan oksigenasi (misal: frekuensi dan kedalaman napas, penggunaan otot bantu napas, bunyi napas tambahan, saturasi oksigen)
Terapeutik
- Pertahankan kepatenan jalan napas
- Berikan posisi semi-fowler dan fowler
- Fasilitasi mengubah posisi senyaman mungkin
- Berikan oksigenasi sesuai kebutuhan (misal: nasal kanul, masker wajah, masker rebreathing atau non-rebreathing)
- Gunakan bag-valve mask, jika perlu
Edukasi
- Ajarkan melakukan Teknik relaksasi napas dalam
- Ajarkan mengubah posisi secara mandiri
- Ajarkan Teknik batuk efektif
Kolaborasi
- Kolaborasi pemberian bronkodilator, jika perlu
I.01014 Pemantauan Respirasi
Observasi
- Monitor frekuensi, irama, kedalaman dan upaya napas
- Monitor pola napas (seperti bradypnea, takipnea, hiperventilasi, kussmaul, Cheyne-stokes, biot, ataksik)
- Monitor kemampuan batuk efektif
- Monitor adanya produksi sputum
- Monitor adanya sumbatan jalan napas
- Palpasi kesimetrisan ekspansi paru
- Auskultasi bunyi napas
- Monitor saturasi oksigen
- Monitor nilai analisa gas darah
- Monitor hasil x-ray thoraks
Terapeutik
- Atur interval pemantauan respirasi sesuai kondisi pasien
- Dokumentasikan hasil pemantauan
Edukasi
- Jelaskan tujuan dan prosedur pemantauan
- Informasikan hasil pemantauan, jika perlu