MerlinDX
›
Pathway
›
A69.0
https://www.askep3s.org/19763b81c2/pathway/A69.0
📋 Salin URL
ICD-10: A69.0
83 Node
73 Relasi
A69.0 - Necrotizing ulcerative stomatitis
Clinical Pathway interaktif: Etiologi → Patofisiologi → Tanda & Gejala → Dx Keperawatan
Etiologi
10
Infeksi fusospiroketal (Fusobacterium necrophorum dan Borrelia vincentii)
Imunosupresi sekunder (HIV, leukemia, kemoterapi)
Malnutrisi protein-energi dan defisiensi vitamin B kompleks serta vitamin C
Trauma lokal berulang dan iritasi mekanis (sikat gigi kasar, tepi restorasi tajam, protesis tidak pas)
Higiene mulut buruk dan akumulasi plak bakteri tebal
Dehidrasi dan xerostomia (efek obat, pernapasan mulut)
Infeksi nekrotik ulseratif yang aktif dan pelepasan sitokin proinflamasi (IL-1, IL-6, TNF-α)
Penyebaran infeksi ke jaringan parapharyngeal dan masticatory space
Stres psikologis kronis dan depresi
Merokok berat dan konsumsi alkohol kronis
Patofisiologi
27
Kolonisasi anaerob pada margin gingiva dan sulcus gingivalis
Produksi enzim proteolitik, endotoksin, dan asam lemak volatil
Nekrosis iskemik papila interdental dan ulcerasi superfisial
Penurunan respons imun seluler dan humoral
Proliferasi tidak terkontrol bakteri anaerob opportunistik
Invasi jaringan submukosa dan pembuluh darah superficial
Penurunan sintesis kolagen dan regenerasi epitel mukosa
Gangguan aktivitas fagositosis neutrofil dan respons inflamasi
Delayed wound healing dan perbaikan jaringan terhambat
Kerusakan epitel mukosa barrier dan eksposur ujung saraf nociseptor
Pelepasan mediator inflamasi (prostaglandin, bradikinin, substansi P)
Edema jaringan dan peningkatan tekanan intrakompartemen
Perubahan flora oral normal menjadi flora patogen anaerob
Produksi gas volatil sulfur (H2S, metil merkaptan) oleh bakteri
Berkurangnya saliva pelindung dan antibakteri (lisozim, IgA)
Penurunan pH oral dan peningkatan adhesivitas plak
Keratinitis dan pecahnya epitel mukosa akibat kekeringan
Reset termostat hipotalamus oleh mediator pirogen
Vasokontriksi kulit dan peningkatan metabolisme basal
Edema jaringan lunak orofaring dan trismus akibat involusi muskulus pterigoidus/medialis
Akumulasi eksudat nekrotik dan pseudomembran di orofaring
Aktivasi sumbu hipotalamus-hipofisis-adrenal dan peningkatan kortisol
Supresi imunitas mukosa dan penurunan proliferasi fibroblas
Penurunan motivasi untuk melakukan perawatan mulut
Vasokontriksi pembuluh darah mukosa dan iskemia jaringan gingiva
Penurunan respon inflamasi akut dan imunitas lokal
Keratosis dan atrofi epitel mukosa akibat iritasi kimia termal
Tanda & Gejala
20
Ulser berbentuk "punched-out" pada gingiva dengan tepi merah terang
Pseudomembran abu-abu menutupi lesi yang mudah terlepas dan berdarah
Ulserasi nekrotik meluas ke mukosa pipi, palatum, dan lidah
Perdarahan spontan dan bau mulut fetor oris yang menyengat
Lesi ulseratif meluas ke seluruh rongga mulut dengan tepi tidak teratur
Disfagia dan refusi makan akibat nyeri kronis
Nyeri terbakar persisten pada gusi dan mukosa saat kontak
Odinofagia, sulit mengunyah, dan hipersalivasi
Bau mulut fetor oris yang tidak membaik dengan berkumur
Rasa tidak nyaman metalik dan pahit persisten di mulut
Mukosa kering, retak, dan berdarah pada sudut mulut
Kesulitan menelan dan berbicara (disfagia, disartria)
Demam subfebris sampai febris (38-39°C)
Menggigil, malaise, anoreksia, dan limfadenopati submandibular bilateral
Trismus progresif dan kesulitan membuka mulut (lockjaw ringan)
Obstruksi jalan napas parsial dan stridor
Lesi ulseratif tidak membaik meski terapi antimikroba
Kebotakan gigi dan destruksi jaringan pendukung gigi
Mukosa pucat, tipis, dan mudah terluka
Epithelization terganggu dan lesi membesar
Diagnosis Keperawatan
10
Kerusakan integritas jaringan
Risiko infeksi
Defisit nutrisi: kurang dari kebutuhan tubuh
Nyeri akut
Gangguan citra tubuh
Defisit cairan dan elektrolit
Hipertermia
Bersihan jalan napas tidak efektif
Ketidakmampuan membersihkan diri
Perforasi langit-langit atau destr
Referensi & Sumber
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia) Edisi 1, 2017, DPP PPNI
ICD-10 WHO Version 2019, Chapter I: A69.0
Patofisiologi Klinis Terkait
Konten Terkait
Artikel: A69.0