MerlinDX
›
Pathway
›
A82.1
https://www.askep3s.org/1cf0ed6c71/pathway/A82.1
📋 Salin URL
ICD-10: A82.1
57 Node
56 Relasi
A82.1 - Urban rabies
Clinical Pathway interaktif: Etiologi → Patofisiologi → Tanda & Gejala → Dx Keperawatan
Etiologi
1
Infeksi virus rabies tipe urban (Lyssavirus) melalui gigitan anjing rabies
Patofisiologi
27
Transportasi virus retrograde aksonal ke sistem saraf pusat
Replikasi virus di hipotalamus dan batang otak
Disregulasi termoregulasi sentral dan respon inflamasi sistemik
Penetrasi virus ke serabut saraf perifer di lokasi gigitan
Transportasi retrograde aksonal menuju kornu dorsalis medula spinalis
Diseminasi ke batang otak, pusat menelan, dan pusat batang otak
Inflamasi nekrotizing ensefalomielitis dengan gliosis
Spasme jalan napas dan hiperaktivitas refleks laringeal
Internalisasi virus ke neuron motorik dan sensorik
Replikasi di tubuh sel saraf dengan pembentukan badan inklusi Negri
Kerusakan neuron kolinergik parasimpatik di dasar otak
Hipersekresi kelenjar ludah dan bronkial disertai paralisis refleks menelan
Penyebaran virus ke sistem saraf pusat melalui akson
Infeksi neuron di formatio reticularis dan nukleus traktus solitarius
Depresi pusat pernapasan akibat inflamasi dan edema batang otak
Invansi virus ke medula spinalis dan nervus faringeal
Inflamasi neuron kranial dan kerusakan nervus vagus
Hambatan upaya nafas akibat spasme diafragma dan otot interkostal
Penyebaran hematogen dan neural ke seluruh sistem saraf
Perubahan membran alveolus-kapiler akibat aspirasi saliva dan inflamasi neurogenik paru
Ketidakseimbangan ventilasi-perfusi (V/Q mismatch) di berbagai segmen paru
Transportasi virus ke batang otak dan korteks limbik
Disregulasi refleks bronkospasme dan vasokonstriksi pulmonal
Ketidakseimbangan ventilasi-perfusi dengan shunting intrapulmonal
Infeksi neuron motorik di kornu anterior medula spinalis
Degenerasi aksonal dan demielinisasi nervus perifer
Paralisis ascending (dumb rabies) dengan kelemahan otot pernapasan
Tanda & Gejala
14
Demam tinggi persisten di atas 39°C
Takikardia dan takipnea
Hipersekresi saliva berlebihan (hypersalivation)
Disfagia total dan ketidakmampuan menelan sekresi
Sekresi yang tertahan di orofaring dan trakea
Batuk refleks menurun dan suara nafas gurgling
Bradipnea progresif dan pola napas ataksik
Hipoksia sentral dengan penurunan kesadaran
Napas cepat dangkal dengan retraksi dinding dada
Aerofobia yang memicu spasme napas hebat saat terpapar udara bergerak
Hipoksemia refrakter (SpO2 turun drastis)
Sianosis perifer dan sentral, keringat dingin
Dispnea parah dengan napas cuping hidung
Produksi sekret berbusa dan ronkhi basah
Diagnosis Keperawatan
8
Hipertermia
Bersihan jalan napas tidak efektif
Bersihan jalan napas tidak efektif
Pola napas tidak efektif
Pola napas tidak efektif
Gangguan pertukaran gas
Gangguan pertukaran gas
Hipowent
Referensi & Sumber
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia) Edisi 1, 2017, DPP PPNI
ICD-10 WHO Version 2019, Chapter I: A82.1
Patofisiologi Klinis Terkait
Konten Terkait