MerlinDX
›
Pathway
›
A33
https://www.askep3s.org/1d7051f0eb/pathway/A33
📋 Salin URL
ICD-10: A33
95 Node
85 Relasi
A33 - Tetanus neonatorum
Clinical Pathway interaktif: Etiologi → Patofisiologi → Tanda & Gejala → Dx Keperawatan
Etiologi
10
Infeksi Clostridium tetani pada tali pusat
Kontaminasi tali pusat oleh spora Clostridium tetani dari peralatan tidak steril
Praktik pemotongan tali pusat tidak aseptis
Penggunaan bahan tradisional atau dressing kotor pada pusat neonatus
Infeksi nosokomial pada area umbilikal pasca persalinan di rumah
Penularan spora melalui tangan atau peralatan nonsteril saat perawatan tali pusat
Keterlambatan pemberian imunisasi tetanus toksoid pada ibu hamil
Praktik balur tradisional menggunakan tanah atau bahan organik pada tali pusat
Persalinan di luar fasilitas kesehatan dengan sanitasi buruk
Pemotongan tali pusat dengan benda tajam tidak steril (misalnya silet, batu, gunting kotor)
Patofisiologi
34
Germinasi spora dalam kondisi anaerob
Produksi tetanospasmin
Penyebaran toksin ke sistem saraf pusat melalui sirkulasi limfatik dan darah
Penghambatan pelepasan neurotransmitor inhibitor (GABA dan glisin) pada interneuron medula spinalis
Kolonisasi bakteri pada jaringan nekrotik tali pusat
Produksi toksin tetanolisin dan tetanospasmin
Kerusakan membran neuron dan penghambatan pelepasan asetilkolin
Masuknya spora ke dalam vaskularisasi tali pusat
Inkubasi dan proliferasi Clostridium tetani
Diseminasi toksin ke kelenjar saraf simpatik dan parasimpatik
Disregulasi autonomik dengan pelepasan katekolamin berlebihan
Tumbuhnya Clostridium tetani pada luka anaerob tali pusat
Difusi toksin ke terminal motor neuron
Depolarisasi berkelanjutan pada membran otot rangka
Produksi massal tetanospasmin dalam jaringan tali pusat
Transportasi toksin retrograde ke sumsum tulang belakang dan batang otak
Gangguan transmisi impuls pada sistem saraf otonom
Pembentukan luka anaerob pada basis tali pusat
Produksi dan pelepasan tetanospasmin ke aliran darah
Penetrasi toksin ke sel saraf motorik dan neuron autonom
Tidak adanya antibodi protektif IgG yang ditransfer plasenta
Kerentanan neonatus terhadap kolonisasi Clostridium tetani
Infeksi aktif dengan produksi toksin eksogen
Introduksi spora Clostridium tetani ke jaringan tali pusat yang avaskular
Proliferasi anaerob dan produksi toksin
Difusi toksin ke sistem saraf pusat melalui akson motorik
Kontaminasi tali pusat oleh flora tanah dan feses
Infeksi lokal dengan edema dan nekrosis tali pusat
Produksi tetanospasmin yang masuk ke sirkulasi sistemik
Penghambatan pelepasan asetilkolin pada sinaps neuromuskular
Luka terbuka pada tali pusat yang terkontaminasi spora
Inkubasi bakteri selama 3-14 hari
Produksi toksin yang berdifusi ke jaringan saraf perifer
Kerusakan fungsi inhibitor interneuron di medula spinalis
Tanda & Gejala
20
Trismus dan spasme otot masticatori
Risus sardonicus
Spasme otot interkostal dan diafragma
Distress pernapasan dengan retraksi dinding dada
Demam tinggi dan berkeringat deras
Takikardia dan hipertensi episodik
Opistotonus dan arkhopistotonus
Spasme generalisasi berulang dengan interval singkat
Fluktuasi tekanan darah dan aritmia
Bradikardia mendadak disertai hipoksia
Disfagia dan spasme refleks menelan
Akumulasi sekresi saliva dan mukus dalam orofaring
Umbilikal nekrotik dan purulen
Demam dan letargi
Spasme otot ekstremitas dan punggung
Hipertonisitas persisten
Spasme respiratori dan apnea
Sianosis sentral
Spasme tonik yang dipicu oleh rangsang minimal (suara, cahaya, sentuhan)
Keletihan otot respiratori
Diagnosis Keperawatan
10
Bersihan jalan napas tidak efektif
Gangguan pertukaran gas
Hipertermia
Nyeri akut
Risiko perfusi jaringan tidak efektif
Bersihan jalan napas tidak efektif
Risiko infeksi
Nyeri akut
Gangguan pertukaran gas
Bersihan jalan napas tidak efektif
Referensi & Sumber
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia) Edisi 1, 2017, DPP PPNI
ICD-10 WHO Version 2019, Chapter I: A33
Patofisiologi Klinis Terkait
Konten Terkait