https://www.askep3s.org/24723db7c9/sdki/D.0018
SDKI
Aktual
D.0018
Berat Badan Lebih
Berat badan lebih berhubungan dengan gangguan etiologi dibuktikan dengan tanda dan gejala
Tanda & Gejala
Objektif (DO)
- IMT > 25 kg/m² (pada dewasa)
- Berat dan panjang badan lebih dari presentil 95 (pada anak < 2 tahun)
- IMT pada presentil ke 85 – 95 (pada anak 2 – 18 tahun)
Luaran (SLKI)
Berat Badan Membaik
Kriteria Hasil
- Berat badan membaik
- Tebal lipatan kulit membaik
- Indeks massa tubuh membaik
Intervensi (SIKI)3
I.03094 Konseling Nutrisi
Observasi
- Identifikasi kebiasaan makan dan perilaku makan yang akan diubah
- Identifikasi kemajuan modifikasi diet secara regular
- Monitor intake dan output cairan, nilai hemoglobin, tekanan darah, kenaikan berat badan, dan kebiasaan membeli makanan
Terapeutik
- Bina hubungan terapeutik
- Sepakati lama waktu pemberian konseling
- Tetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang realistis
- Gunakan standar nutrisi sesuai program diet dalam mengevaluasi kecukupan asupan makanan
- Pertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pemenuhan kebutuhan gizi (mis. Usia, tahap pertumbuhan dan perkembangan, penyakit)
Edukasi
- Informasikan perlunya modifikasi diet (misal: penurunan atau penambahan berat badan, pembatasan natrium atau cairan, pengurangan kolesterol)
- Jelaskan program gizi dan persepsi pasien terhadap diet yang diprogramkan
Kolaborasi
- Rujuk pada ahli gizi, jika perlu
I.03097 Manajemen Berat Badan
Observasi
- Identifikasi kondisi Kesehatan pasien yang dapat mempengaruhi berat badan
Terapeutik
- Hitung berat badan ideal pasien
- Hitung persentase lemak dan otot pasien
- Fasilitasi menentukan target berat badan yang realistis
Edukasi
- Jelaskan hubungan asupan makanan, Latihan, peningkatan, dan penurunan berat badan
- Jelaskan faktor risiko berat badan lebih dan berat badan kurang
- Anjurkan mencatat berat badan setiap minggu, jika perlu
- Anjurkan melakukan pencatatan asupan makan, aktivitas fisik dan perubahan berat badan
I.05183 Promosi Latihan Fisik
Observasi
- Identifikasi keyakinan Kesehatan tentang Latihan fisik
- Identifikasi pengalaman olahraga sebelumnya
- Identifikasi motivasi individu untuk memulai atau melanjutkan program olahraga
- Identifikasi hambatan untuk berolahraga
- Monitor kepatuhan menjalankan program Latihan
- Monitor respons terhadap program latihan
Terapeutik
- Motivasi mengungkapkan perasaan tentang olahraga/kebutuhan berolahraga
- Motivasi memulai atau melanjutkan olahraga
- Fasilitasi dalam mengidentifikasi model peran positif untuk mempertahankan program Latihan
- Fasilitasi dalam mengembangkan program Latihan yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan
- Fasilitasi dalam menetapkan tujuan jangka pendek dan panjang program Latihan
- Fasilitasi dalam menjadwalkan periode regular Latihan rutin mingguan
- Fasilitasi dalam mempertahankan kemajuan program Latihan
- Lakukan aktivitas olahraga Bersama pasien, jika perlu
- Libatkan keluarga dalam merencanakan dan memelihara program Latihan
- Berikan umpan balik positif terhadap segala upaya yang dijalankan pasien
Edukasi
- Jelaskan manfaat Kesehatan dan efek fisiologis olahraga
- Jelaskan jenis Latihan yang sesuai dengan kondisi Kesehatan
- Jelaskan frekuensi, durasi, dan intensitas program Latihan yang diinginkan
- Ajarkan Latihan pemanasan dan pendinginan yang tepat
- Ajarkan Teknik menghindari cidera saat berolahraga
- Ajarkan Teknik pernapasan yang tepat untuk memaksimalkan penyerapan oksigen selama Latihan fisik
Kolaborasi
- Kolaborasi dengan rehabilitasi medis atau ahli fisiologi olahraga, jika perlu
Etiologi13
- Kurang aktivitas fisik harian
- Kelebihan konsumsi gula
- Gangguan kebiasaan makan
- Gangguan persepsi makan
- Kelebihan konsumsi alkohol
- Penggunaan energi kurang dari asupan
- Sering mengemil
- Sering memakan makanan berminyak/berlemak
- Faktor keturunan (mis. distribusi jaringan adiposa, pengeluaran energi, aktivitas lipase lipoprotein, sintesis lipid, lipolisis)
- Penggunaan makanan formula atau makanan campuran (pada bayi)
- Asupan kalsium rendah (pada anak-anak)
- Berat badan bertambah cepat (selama masa anak-anak, selama masa bayi, termasuk minggu pertama, 4 bulan pertama, dan tahun pertama)
- Makanan padat sebagai sumber makanan utama pada usia < 5 bulan.