https://www.askep3s.org/272cb1da0c/sdki/D.0028
SDKI
Aktual
D.0028
Menyusui Efektif
Menyusui efektif dibuktikan dengan tanda dan gejala
Tanda & Gejala
Subjektif (DS)
- Ibu merasa percaya diri selama proses menyusui
Objektif (DO)
- Bayi melekat pada payudara ibu dengan benar
- Ibu mampu memposisikan bayi dengan benar
- Miksi bayi lebih dari 8 kali dalam 24 jam
- Berat badan bayi meningkat
- ASI menetes/memancar
- Suplai ASI adekuat
- Puting tidak lecet setelah minggu kedua
Luaran (SLKI)
status menyusui membaik
Kriteria Hasil
- Perlekatan bayi pada payudara ibu meningkat
- Kemampuan ibu memposisikan bayi dengan benar meningkat
- Tetesan/pancaran ASI meningkat
- Suplai ASI adekuat meningkat
- Puting tidak lecet setelah 2 minggu melahirkan meningkat
Intervensi (SIKI)3
I.03093 Konseling Laktasi
Observasi
- Identifikasi keadaan emosional ibu saat akan dilakukan konseling menyusui
- Identifikasi keinginan dan tujuan menyusui
- Identifikasi permasalahan yang ibu alami selama proses menyusui
Terapeutik
- Gunakan Teknik mendengarkan aktif (mis: duduk sama tinggi, dengarkan permasalahan ibu)
- Berikan pujian terhadap perilaku ibu yang benar
Edukasi
- Ajarkan Teknik menyusui yang tepat sesuai kebutuhan ibu.
I.03135 Promosi ASI Eksklusif
Observasi
- Identifikasi kebutuhan laktasi bagi ibu pada antenatal, intranatal, dan postnatal
Terapeutik
- Fasilitasi ibu melakukan IMD (inisiasi menyusu dini)
- Fasilitasi ibu untuk rawat gabung atau rooming in
- Gunakan sendok dan cangkir jika bayi belum bisa menyusu
- Dukung ibu menyusui dengan mendampingi ibu selama kegiatan menyusui berlangsung
- Diskusikan dengan keluarga tentang ASI eksklusif
- Siapkan kelas menyusui pada masa prenatal minimal 2 kali dan periode pascapartum minimal 3 kali
Edukasi
- Jelaskan manfaat menyusui bagi ibu dan bayi
- Jelaskan pentingnya menyusui di malam hari untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi ASI
- Jelaskan tanda-tanda bayi cukup ASI (mis: berat badan meningkat, BAK lebih dari 10 kali/hari, warna urine tidak pekat)
- Jelaskan manfaat rawat gabung (rooming in)
- Anjurkan ibu menyusui sesegera mungkin setelah melahirkan
- Anjurkan ibu memberikan nutrisi kepada bayi hanya dengan ASI
- Anjurkan ibu menyusui sesering mungkin setelah lahir sesuai kebutuhan bayi
- Anjurkan ibu menjaga produksi ASI dengan memerah, walaupun kondisi ibu atau bayi terpisah
I.03138 Promosi Laktasi
Observasi
- Identifikasi kebutuhan laktasi bagi ibu, dan bayi
Terapeutik
- Fasilitasi ibu saat melakukan IMD (inisiasi menyusu dini)
- Fasilitasi ibu untuk rawat gabung atau rooming in
- Gunakan sendok dan cangkir jika bayi belum bisa menyusu
- Damping ibu selama kegiatan menyusui berlangsung
Edukasi
- Jelaskan pentingnya menyusui sampai 2 tahun
- Jelaskan manfaat rawat gabung (rooming in)
- Anjurkan ibu menyusui minimal 2 kali selama hamil, dan setelah melahirkan 3-4 kali
- Adakan kelas edukasi tentang manfaat dan posisi menyusui pada masa prenatal dan periode post partum
- Anjurkan ibu menjaga produksi ASI dengan memerah ASI
- Anjurkan ibu untuk memberikan nutrisi kepada bayi hanya dengan ASI eksklusif selama 6 bulan dan dilanjurkan sampai 2 tahun
- Anjurkan ibu memberikan makanan pendamping ASI setelah 6 bulan
- Anjurkan ibu menyusui sesering mungkin segera setelah lahir sesuai kebutuhan bayi