https://www.askep3s.org/2a377154da/sdki/D.0069
SDKI
Aktual
D.0069
Disfungsi Seksual
Disfungsi seksual berhubungan dengan Etiologi.
Tanda & Gejala
Subjektif (DS)
- Mengungkapkan aktivitas seksual berubah
- Mengungkapkan eksitasi seksual berubah
- Merasa hubungan seksual tidak memuaskan
- Mengungkapkan peran seksual berubah
- Mengeluhkan hasrat seksual menurun
- Mengungkapkan fungsi seksual berubah
- Mengeluh nyeri saat berhubungan seksual (dispareunia)
Luaran (SLKI)
Fungsi Seksual Membaik
Kriteria Hasil
- Kepuasan hubungan seksual meningkat
- Verbalisasi aktivitas seksual berubah menurun
- Verbalisasi eksitasi seksual berubah menurun
- Verbalisasi peran seksual berubah menurun
- Verbalisasi fungsi seksual berubah menurun
- Keluhan nyeri saat berhubungan seksual (dispareunia) menurun
- Hasrat seksual membaik
- Orientasi seksual membaik
Intervensi (SIKI)2
I.12447 Edukasi Seksualitas
Observasi
- Identifikasi kesiapan dan kemampuan menerima informasi
Terapeutik
- Sediakan materi dan media pendidikan kesehatan
- Jadwalkan pendidikan kesehatan sesuai kesepakatan
- Berikan kesempatan untuk bertanya
- Fasilitasi kesadaran keluarga terhadap anak dan remaja serta pengaruh media
Edukasi
- Jelaskan anatomi dan fisiologi sistem reproduksi laki-laki dan perempuan
- Jelaskan perkembangan seksualitas sepanjang siklus kehidupan
- Jelaskan perkembangan emosi masa anak dan remaja
- Jelaskan pengaruh tekanan kelompok dan sosial terhadap aktivitas seksual
- Jelaskan konsekuensi negatif mengasuh anak pada usia dini (mis: kemiskinan, kehilangan karir dan pendidikan)
- Jelaskan risiko tertular penyakit menular seksual dan AIDS akibat seks bebas
- Anjurkan orang tua menjadi educator seksualitas bagi anak-anaknya
- Anjurkan anak/remaja tidak melakukan aktivitas seksual di luar nikah
- Ajarkan keterampilan komunikasi asertif untuk menolak tekanan teman sebaya dan sosial dalam aktivitas seksual
I.07214 Konseling Seksualitas
Observasi
- Identifikasi tingkat pengetahuan, masalah sistem reproduksi, masalah seksualitas, dan penyakit menular seksual
- Identifikasi waktu disfungsi seksual dan kemungkinan penyebab
- Monitor stres, kecemasan, depresi, dan penyebab disfungsi seksual
Terapeutik
- Fasilitasi komunikasi antara pasien dan pasangan
- Berikan kesempatan kepada pasangan untuk menceritakan permasalahan seksual
- Berikan pujian terhadap perilaku yang benar
- Berikan saran yang sesuai kebutuhan pasangan dengan menggunakan bahasa yang mudah diterima, dipahami, dan tidak menghakimi
Edukasi
- Jelaskan efek pengobatan, kesehatan, dan penyakit terhadap disfungsi seksual
- Informasikan pentingnya modifikasi pada aktivitas seksual
Kolaborasi
- Kolaborasi dengan spesialis seksologi, jika perlu
Etiologi11
- Perubahan fungsi/struktur tubuh (mis: kehamilan, baru melahirkan, obat-obatan, pembedahan, anomali, proses penyakit, trauma, radiasi)
- Perubahan biopsikososial seksualitas
- Ketiadaan model peran
- Model peran tidak dapat mempengaruhi
- Kurang privasi
- Ketiadaan pasangan
- Kesalahan informasi
- Kelainan seksual (mis: hubungan penuh kekerasan)
- Konflik nilai
- Penganiayaan fisik (mis: kekerasan dalam rumah tangga)
- Kurang terpapar informasi