MerlinDX SDKI D.0062
https://www.askep3s.org/30bec4a101/sdki/D.0062
SDKI Aktual D.0062

Gangguan Memori

Gangguan memori berhubungan dengan Etiologi dibuktikan dengan Tanda dan Gejala.

Tanda & Gejala

Subjektif (DS)

  • Melaporkan pernah mengalami pengalaman lupa
  • Tidak mampu mempelajari keterampilan baru
  • Tidak mampu mengingat informasi faktual
  • Tidak mampu mengingat perilaku tertentu yang pernah dilakukan
  • Tidak mampu mengingat peristiwa

Objektif (DO)

  • Tidak mampu melakukan kemampuan yang dipelajari sebelumnya

Luaran (SLKI)

Memori Meningkat

Kriteria Hasil

  • Verbalisasi kemampuan mempelajari hal baru meningkat
  • Verbalisasi kemampuan mengingat informasi faktual meningkat
  • Verbalisasi kemampuan mengingat perilaku tertentu yang pernah dilakukan meningkat
  • Verbalisasi kemampuan mengingat peristiwa meningkat
  • Verbalisasi pengalaman lupa menurun

Intervensi (SIKI)2

I.06188 Latihan Memori

Observasi

  • Identifikasi masalah memori yang dialami
  • Identifikasi kesalahan terhadap orientasi
  • Monitor perilaku dan perubahan memori selama terapi

Terapeutik

  • Rencanakan metode mengajar sesuai kemampuan pasien
  • Stimulasi memori dengan mengulang pikiran yang terakhir kali diucapkan, jika perlu
  • Koreksi kesalahan orientasi
  • Fasilitasi mengingat kembali pengalaman masa lalu, jika perlu
  • Fasilitasi tugas pembelajaran (mis: mengingat informasi verbal dan gambar)
  • Fasilitasi kemampuan konsentrasi (mis: bermain kartu pasangan), jika perlu
  • Stimulasi menggunakan memori pada peristiwa yang baru terjadi (mis: bertanya ke mana saja ia pergi akhir-akhir ini), jika perlu

Edukasi

  • Jelaskan tujuan dan prosedur latihan
  • Ajarkan teknik memori yang tepat (mis: imajinasi visual, perangkat mnemonic, permainan memori, isyarat memori, teknik asosiasi, membuat daftar, komputer, papan nama)

Kolaborasi

  • Rujuk pada terapi okupasi, jika perlu

I.09297 Orientasi Realita

Observasi

  • Monitor perubahan orientasi
  • Monitor perubahan kognitif dan perilaku

Terapeutik

  • Perkenalkan nama saat memulai interaksi
  • Orientasikan orang, tempat, dan waktu
  • Hadirkan realita (mis: beri penjelasan alternatif, hindari perdebatan)
  • Sediakan lingkungan dan rutinitas secara konsisten
  • Atur stimulus sensorik dan lingkungan (mis: kunjungan, pemandangan, suara, pencahayaan, bau, dan sentuhan)
  • Gunakan simbol dalam mengorientasikan lingkungan (mis: tanda, gambar, warna)
  • Libatkan dalam terapi kelompok orientasi
  • Berikan waktu istirahat dan tidur yang cukup, sesuai kebutuhan
  • Fasilitasi akses informasi (mis: televisi, surat kabar, radio), jika perlu

Edukasi

  • Anjurkan perawatan diri secara mandiri
  • Anjurkan penggunaan alat bantu (mis: kacamata, alat bantu dengar, gigi palsu)
  • Ajarkan keluarga dalam perawatan orientasi lansia

Etiologi10

Konten Terkait

Pathway: Clinical Pathway D72.9 Gangguan Sel Dar… Pathway: Clinical Pathway D89.8 (Gangguan Imun S… Artikel: D55.1: Anemia Akibat Gangguan Metabolis…