https://www.askep3s.org/32877d6528/sdki/D.0013
SDKI
Risiko
D.0013
Risiko Perfusi Gastrointestinal Tidak Efektif
Risiko perfusi gastrointestinal tidak efektif dibuktikan dengan faktor risiko
Luaran (SLKI)
Perfusi Gastrointestinal Meningkat
Kriteria Hasil
- Mual menurun
- Muntah menurun
- Bising usus membaik
Intervensi (SIKI)2
I.02040 Manajemen Perdarahan
Observasi
- Identifikasi penyebab perdarahan
- Periksa adanya darah pada muntah, sputum, feses, urin, pengeluaran NGT, dan drainase luka, jika perlu
- Periksa ukuran dan karakteristik hematoma, jika ada
- Monitor terjadinya perdarahan (sifat dan jumlah)
- Monitor nilai hemoglobin dan hematokrit sebelum dan setelah kehilangan darah
- Monitor tekanan darah dan parameter hemodinamik (tekanan vena sentral dan tekanan baji kapiler atau arteri pulmonal), jika ada
- Monitor intake dan output cairan
- Monitor koagulasi darah (prothrombin time (PT), partial tromboplastin time (PTT), fibrinogen, degradasi fibrin, dan jumlah trombosit), jika ada
- Monitor deliveri oksigen jaringan (mis: PaO2, SaO2, hemoglobin, dan curah jantung)
- Monitor tanda dan gejala perdarahan masif
Terapeutik
- Istirahatkan area yang mengalami perdarahan
- Berikan kompres dingin, jika perlu
- Lakukan penekanan atau balut tekan, jika perlu
- Tinggikan ekstremitas yang mengalami perdarahan
- Pertahankan akses IV
Edukasi
- Jelaskan tanda-tanda perdarahan
- Anjurkan melapor jika menemukan tanda-tanda perdarahan
- Anjurkan membatasi aktivitas
Kolaborasi
- Kolaborasi pemberian cairan, jika perlu
- Kolaborasi pemberian transfusi darah, jika perlu
I.03094 Konseling Nutrisi
Observasi
- Identifikasi kebiasaan makan dan perilaku makan yang akan diubah
- Identifikasi kemajuan modifikasi diet secara regular
- Monitor intake dan output cairan, nilai hemoglobin, tekanan darah, kenaikan berat badan, dan kebiasaan membeli makanan
Terapeutik
- Bina hubungan terapeutik
- Sepakati lama waktu pemberian konseling
- Tetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang realistis
- Gunakan standar nutrisi sesuai program diet dalam mengevaluasi kecukupan asupan makanan
- Pertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pemenuhan kebutuhan gizi (mis. Usia, tahap pertumbuhan dan perkembangan, penyakit)
Edukasi
- Informasikan perlunya modifikasi diet (misal: penurunan atau penambahan berat badan, pembatasan natrium atau cairan, pengurangan kolesterol)
- Jelaskan program gizi dan persepsi pasien terhadap diet yang diprogramkan
Kolaborasi
- Rujuk pada ahli gizi, jika perlu
Etiologi16
- Varises gastroesofagus
- Aneurisma aorta abdomen
- Diabetes melitus
- Sirosis hepatis
- Perdarahan gastrointestinal akut
- Gagal jantung kongestif
- Koagulasi intravaskuler diseminata
- Ulkus duodenum atau ulkus lambung
- Kolitis iskemik
- Pankreatitis iskemik
- Ginjal polikistik
- Stenosis arteri ginjal
- Gagal ginjal
- Sindroma kompartemen abdomen
- Trauma abdomen
- Anemia