MerlinDX SDKI D.0143
https://www.askep3s.org/39926483d7/sdki/D.0143
SDKI Risiko D.0143

Risiko Jatuh

Risiko jatuh dibuktikan dengan 'Faktor Risiko'

Luaran (SLKI)

Luaran tingkat jatuh

Kriteria Hasil

  • Jatuh dari tempat tidur menurun
  • Jatuh saat berdiri menurun
  • Jatuh saat duduk menurun
  • Jatuh saat berjalan menurun

Intervensi (SIKI)2

I.14540 Pencegahan Jatuh

Observasi

  • Identifikasi faktor jatuh (mis: usia > 65 tahun, penurunan tingkat kesadaran, defisit kognitif, hipotensi ortostatik, gangguan keseimbangan, gangguan penglihatan, neuropati)
  • Identifikasi risiko jatuh setidaknya sekali setiap shift atau sesuai dengan kebijakan institusi
  • Identifikasi faktor lingkungan yang meningkatkan risiko jatuh (mis: lantai licin, penerangan kurang)
  • Hitung risiko jatuh dengan menggunakan skala (mis: fall morse scale, humpty dumpty scale), jika perlu
  • Monitor kemampuan berpindah dari tempat tidur ke kursi roda dan sebaliknya

Terapeutik

  • Orientasikan ruangan pada pasien dan keluarga
  • Pastikan roda tempat tidur dan kursi roda selalu dalam kondisi terkunci
  • Pasang handrail tempat tidur
  • Atur tempat tidur mekanis pada posisi terendah
  • Tempatkan pasien berisiko tinggi jatuh dekat dengan pantauan perawat dari nurse station
  • Gunakan alat bantu berjalan (mis: kursi roda, walker)
  • Dekatkan bel pemanggil dalam jangkauan pasien

Edukasi

  • Anjurkan memanggil perawat jika membutuhkan bantuan untuk berpindah
  • Anjurkan menggunakan alas kaki yang tidak licin
  • Anjurkan berkonsentrasi untuk menjaga keseimbangan tubuh
  • Anjurkan melebarkan jarak kedua kaki untuk meningkatkan keseimbangan saat berdiri
  • Ajarkan cara menggunakan bel pemanggil untuk memanggil perawat

I.14513 Manajemen Keselamatan Lingkungan

Observasi

  • Identifikasi kebutuhan keselamatan (mis: kondisi fisik, fungsi kognitif, dan Riwayat perilaku)
  • Monitor perubahan status keselamatan lingkungan

Terapeutik

  • Hilangkan bahaya keselamatan lingkungan (mis: fisik, biologi, kimia), jika memungkinkan
  • Modifikasi lingkungan untuk meminimalkan bahaya dan risiko
  • Sediakan alat bantu keamanan lingkungan (mis: commode chair dan pegangan tangan)
  • Gunakan perangkat pelindung (mis: pengekangan fisik, rel samping, pintu terkunci, pagar)
  • Hubungi pihak berwenang sesuai masalah komunitas (mis: puskesmas, polisi, damkar)
  • Fasilitasi relokasi ke lingkungan yang aman
  • Lakukan program skrining bahaya lingkungan (mis: timbal)

Edukasi

  • Ajarkan individu, keluarga, dan kelompok risiko tinggi bahaya lingkungan

Etiologi17

Konten Terkait

Pathway: Clinical Pathway V80.0 (Trauma Jatuh da… Pathway: Clinical Pathway V81.6: Trauma Jatuh da… Artikel: Radiodermatitis Kronis (L58.1): Tanda K…