MerlinDX Artikel E34.3
https://www.askep3s.org/4c6ad4a089/artikel/E34.3
Artikel Klinis ICD-10: E34.3

E34.3: Pertumbuhan Terhambat (Short Stature, Not Elsewhere Classified)

4 menit baca Terverifikasi: 2026-08-05

📋 Daftar Isi

  1. Pengertian E34.3: Pertumbuhan Terhambat
  2. Definisi Medis
  3. Epidemiologi
  4. Penyebab Pertumbuhan Terhambat
  5. Gejala dan Tanda Klinis
  6. Diagnosis dan Evaluasi
  7. Pengobatan dan Tatalaksana
  8. Komplikasi
  9. Pencegahan
  10. Prognosis
  11. Kode ICD-10 Terkait
  12. Referensi

01 Pengertian E34.3: Pertumbuhan Terhambat

Kode ICD-10 E34.3 atau Short Stature, Not Elsewhere Classified merujuk pada kondisi tinggi badan yang berada di bawah persentil ke-3 atau lebih dari 2 standar deviasi di bawah rata-rata untuk usia dan jenis kelamin, yang tidak dapat diklasifikasikan ke dalam kategori spesifik lainnya. Kondisi ini merupakan diagnosis eksklusi yang digunakan ketika penyebab pasti pertumbuhan terhambat tidak dapat diidentifikasi atau tidak memenuhi kriteria untuk diagnosis spesifik lainnya. Pertumbuhan terhambat dapat terjadi pada masa kanak-kanak atau remaja dan dapat bersifat sementara atau permanen tergantung pada penyebab yang mendasarinya.

01 Definisi Medis

Pertumbuhan terhambat didefinisikan sebagai tinggi badan yang berada di bawah persentil ke-3 pada kurva pertumbuhan standar WHO atau CDC untuk usia dan jenis kelamin yang sesuai. Secara teknis, kondisi ini juga dapat disebut sebagai short stature when the height is more than 2 standard deviations below the mean for age and sex. Kode E34.3 digunakan secara khusus untuk kasus-kasus yang tidak memenuhi kriteria untuk diagnosis spesifik seperti dwarfisme, sindrom Turner, defisiensi hormon pertumbuhan, atau kondisi endokrin lainnya yang sudah memiliki kode ICD-10 tersendiri.

01 Epidemiologi

Prevalensi pertumbuhan terhambat bervariasi di seluruh dunia dengan tingkat yang lebih tinggi di negara berkembang. Di Indonesia, data dari Riskesdas menunjukkan bahwa prevalensi stunting (pertumbuhan terhambat) pada anak balita masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Secara global, sekitar 22% anak-anak di bawah usia 5 tahun mengalami pertumbuhan terhambat di negara berkembang. Kode E34.3 lebih sering digunakan pada populasi anak-anak dan remaja yang datang untuk evaluasi pertumbuhan di klinik endokrinologi anak atau layanan kesehatan primer.

01 Penyebab Pertumbuhan Terhambat

Pertumbuhan terhambat dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang saling berinteraksi. Penyebab tersering meliputi faktor genetik familial di mana anak mewarisi gen untuk tinggi badan yang pendek dari orang tua. Faktor nutrisi juga berperan penting terutama pada masa pertumbuhan cepat. Kondisi medis kronis seperti penyakit jantung, ginjal, atau gastrointestinal dapat mengganggu pertumbuhan. Gangguan endokrin seperti defisiensi hormon pertumbuhan atau hipotiroidisme juga perlu disingkirkan. Dalam banyak kasus, kombinasi beberapa faktor berkontribusi terhadap pertumbuhan terhambat.

01 Gejala dan Tanda Klinis

Manifestasi klinis utama adalah tinggi badan yang berada di bawah normal untuk usia dan jenis kelamin. Anak dengan kondisi ini mungkin menunjukkan laju pertumbuhan yang lambat atau tidak sesuai dengan kurva pertumbuhan. Gejala tambahan dapat meliputi berat badan yang proporsional terhadap tinggi (biasanya tidak mengalami obesitas), perkembangan motorik yang mungkin sedikit terlambat, dan dalam beberapa kasus keterlambatan pubertas. Pada pemeriksaan fisik, perlu diperhatikan proporsi tubuh, usia tulang, dan tanda-tanda sindromik yang mungkin ada.

01 Diagnosis dan Evaluasi

Diagnosis E34.3 memerlukan evaluasi komprehensif untuk menyingkirkan penyebab spesifik. Proses diagnosis dimulai dengan anamnesis detail meliputi riwayat pertumbuhan orang tua, riwayat kelahiran, pola pertumbuhan sebelumnya, dan riwayat medis. Pemeriksaan fisik menyeluruh dilakukan untuk menilai proporsi tubuh dan mencari tanda-tanda sindromik. Pemeriksaan penunjang penting meliputi rontgen tangan kiri untuk menentukan usia tulang, tes fungsi tiroid, kadar IGF-1 dan IGFBP-3, serta analisis kromosom pada perempuan untuk menyingkirkan sindrom Turner.

01 Pengobatan dan Tatalaksana

Pengobatan bergantung pada penyebab yang mendasari. Jika ditemukan penyebab spesifik, tatalaksana diarahkan untuk mengatasi kondisi tersebut. Untuk kasus idiopatik atau familial, pendekatan utama adalah observasi dan pemantauan berkala. Terapi hormon pertumbuhan dapat dipertimbangkan pada kasus tertentu dengan defisiensi hormon pertumbuhan yang terdokumentasi. Suplementasi nutrisi dan optimalisasi asupan kalori penting untuk anak dengan defisiensi nutrisi. Intervensi psikologis mungkin diperlukan untuk mengatasi masalah psikososial yang mendasari atau dampak emosional dari kondisi ini.

01 Komplikasi

Pertumbuhan terhambat yang tidak ditangani dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Secara fisik, proporsi tubuh mungkin tetap euproporsional tetapi tinggi badan final akan tetap di bawah rata-rata. Komplikasi psikososial sering terjadi termasuk masalah kepercayaan diri, stigmatisasi sosial, dan dalam beberapa kasus depresi atau kecemasan. Anak dengan kondisi ini mungkin menghadapi tantangan dalam aktivitas fisik dan sosial. Pada kasus yang disebabkan oleh kondisi medis yang mendasari, komplikasi tambahan spesifik dapat terjadi sesuai dengan penyakit primernya.

01 Pencegahan

Pencegahan pertumbuhan terhambat berfokus pada identifikasi dan penanganan faktor risiko sedini mungkin. Prenatal care yang adekuat penting untuk memastikan pertumbuhan optimal sejak dalam kandungan. Setelah kelahiran, ASI eksklusif selama 6 bulan pertama dan MPASI yang adekuat setelahnya sangat penting. Pemantauan pertumbuhan rutin melalui posyandu atau layanan kesehatan primer memungkinkan deteksi dini gangguan pertumbuhan. Penyediaan nutrisi seimbang, sanitasi yang baik, dan akses ke layanan kesehatan merupakan faktor penting dalam pencegahan stunting di populasi umum.

01 Prognosis

Prognosis bervariasi tergantung pada penyebab dan waktu intervensi. Anak dengan pertumbuhan familial atau konstitusional umumnya memiliki prognosis baik dengan tinggi badan final yang berada dalam rentang target genetik keluarga. Kasus yang disebabkan oleh defisiensi nutrisi atau faktor psikososial memiliki prognosis baik jika intervensi dilakukan secara dini. Defisiensi hormon pertumbuhan yang diterapi dengan tepat dapat mencapai tinggi badan normal di masa dewasa. Prognosis kurang menguntungkan pada kasus dengan penyakit kronis yang tidak terkontrol atau pada kondisi genetik yang menyebabkan pertumbuhan terhambat progresif.

01 Kode ICD-10 Terkait

01 Referensi

Bagikan:

🔗 Konten Terkait: E34.3

Pathway: E34.3 Short Stature & SDKI