https://www.askep3s.org/610c9241bb/sdki/D.0027
SDKI
Aktual
D.0027
Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah
Ketidakstabilan kadar glukosa darah berhubungan dengan etiologi dibuktikan dengan tanda dan gejala
Tanda & Gejala
Subjektif (DS)
- Lelah atau lesu
- Mengantuk
- Pusing
Objektif (DO)
- Kadar glukosa dalam darah/urin tinggi
- Gangguan koordinasi
- Kadar glukosa dalam darah/urin rendah
Luaran (SLKI)
kestabilan kadar glukosa darah meningkat
Kriteria Hasil
- Mengantuk menurun
- Pusing menurun
- Kadar glukosa darah membaik
Intervensi (SIKI)2
I.03115 Manajemen Hiperglikemia
Observasi
- Identifikasi kemungkinan penyebab hiperglikemia
- Identifikasi situasi yang menyebabkan kebutuhan insulin meningkat (mis: penyakit kambuhan)
- Monitor kadar glukosa darah, jika perlu
- Monitor tanda dan gejala hiperglikemia (mis: polyuria, polydipsia, polifagia, kelemahan, malaise, pandangan kabur, sakit kepala)
- Monitor intake dan output cairan
- Monitor keton urin, kadar Analisa gas darah, elektrolit, tekanan darah ortostatik dan frekuensi nadi
Terapeutik
- Berikan asupan cairan oral
- Konsultasi dengan medis jika tanda dan gejala hiperglikemia tetap ada atau memburuk
- Fasilitasi ambulasi jika ada hipotensi ortostatik
Edukasi
- Anjurkan menghindari olahraga saat kadar glukosa darah lebih dari 250 mg/dL
- Anjurkan monitor kadar glukosa darah secara mandiri
- Anjurkan kepatuhan terhadap diet dan olahraga
- Ajarkan indikasi dan pentingnya pengujian keton urin, jika perlu
- Ajarkan pengelolaan diabetes (mis: penggunaan insulin, obat oral, monitor asupan cairan, penggantian karbohidrat, dan bantuan professional kesehatan
Kolaborasi
- Kolaborasi pemberian insulin, jika perlu
- Kolaborasi pemberian cairan IV, jika perlu
- Kolaborasi pemberian kalium, jika perlu
I.03115 Manajemen Hipoglikemia
Observasi
- Identifikasi tanda dan gejala hipoglikemia
- Identifikasi kemungkinan penyebab hipoglikemia
Terapeutik
- Berikan karbohidrat sederhana, jika perlu
- Berikan glucagon, jika perlu
- Berikan karbohidrat kompleks dan protein sesuai diet
- Pertahankan kepatenan jalan napas
- Pertahankan akses IV, jika perlu
- Hubungi layanan medis darurat, jika perlu
Edukasi
- Anjurkan membawa karbohidrat sederhana setiap saat
- Anjurkan memakai identitas darurat yang tepat
- Anjurkan monitor kadar glukosa darah
- Anjurkan berdiskusi dengan tim perawatan diabetes tentang penyesuaian program pengobatan
- Jelaskan interaksi antara diet, insulin/agen oral, dan olahraga
- Ajarkan pengelolaan hipoglikemia (mis: tanda dan gejala, faktor risiko, dan pengobatan hipoglikemia)
- Ajarkan perawatan mandiri untuk mencegah hipoglikemia (mis: mengurangi insulin/agen oral dan/atau meningkatkan asupan makanan untuk berolahraga)
Kolaborasi
- Kolaborasi pemberian dekstrose, jika perlu
- Kolaborasi pemberian glukagon, jika perlu
Etiologi2
- Hiperglikemia: Disfungsi pankreas, Resistensi insulin, Gangguan toleransi glukosa darah, Gangguan glukosa darah puasa
- Hipoglikemia: Penggunaan insulin atau obat glikemik oral, Hiperinsulinemia (mis. insulinoma), Endokrinopati (mis. kerusakan adrenal atau pituitari), Disfungsi hati, Disfungsi ginjal kronis, Efek agen farmakologis, Tindakan pembedahan neoplasma, Gangguan metabolik bawaan (mis. gangguan penyimpanan lisosomal, galaktosemia, gangguan penyimpanan glikogen)