MerlinDX SDKI D.0088
https://www.askep3s.org/7ba66ff1be/sdki/D.0088
SDKI Aktual D.0088

Keputusasaan

Keputusasaan berhubungan dengan Etiologi dibuktikan dengan DS dan DO.

Tanda & Gejala

Subjektif (DS)

  • Mengungkapkan keputusasaan

Objektif (DO)

  • Berperilaku pasif

Luaran (SLKI)

Harapan Meningkat

Kriteria Hasil

  • Keterlibatan dalam aktivitas perawatan meningkat
  • Verbalisasi keputusasaan menurun
  • Perilaku pasif menurun

Intervensi (SIKI)3

I.09256 Dukungan Emosional

Observasi

  • Identifikasi fungsi marah, frustrasi, dan amuk bagi pasien
  • Identifikasi hal yang telah memicu emosi

Terapeutik

  • Fasilitasi mengungkapkan perasaan cemas, marah, atau sedih
  • Buat pernyataan suportif atau empati selama fase berduka
  • Lakukan sentuhan untuk memberikan dukungan (mis: merangkul, menepuk-nepuk)
  • Tetap bersama pasien dan pastikan keamanan selama ansietas, jika perlu
  • Kurangi tuntutan berpikir saat sakit atau lelah

Edukasi

  • Jelaskan konsekuensi tidak menghadapi rasa bersalah dan malu
  • Anjurkan mengungkapkan perasaan yang dialami (mis: ansietas, marah, sedih)
  • Anjurkan mengungkapkan pengalaman emosional sebelumnya dan pola respons yang biasa digunakan
  • Ajarkan penggunaan mekanisme pertahanan yang tepat

Kolaborasi

  • Rujuk untuk konseling, jika perlu

I.09307 Promosi Harapan

Observasi

  • Identifikasi harapan pasien dan keluarga dalam pencapaian hidup

Terapeutik

  • Sadarkan bahwa kondisi yang dialami memiliki nilai penting
  • Pandu mengingat kembali kenangan yang menyenangkan
  • Libatkan pasien secara aktif dalam perawatan
  • Kembangkan rencana perawatan yang melibatkan tingkat pencapaian tujuan sederhana sampai dengan kompleks
  • Berikan kesempatan kepada pasien dan keluarga terlibat dengan dukungan kelompok
  • Ciptakan lingkungan yang memudahkan mempraktikkan kebutuhan spiritual

Edukasi

  • Anjurkan mengungkapkan perasaan terhadap kondisi dengan realistis
  • Anjurkan mempertahankan hubungan (mis: menyebutkan nama orang yang dicintai)
  • Anjurkan mempertahankan hubungan terapeutik dengan orang lain
  • Latih menyusun tujuan yang sesuai dengan harapan
  • Latih cara mengembangkan spiritual diri
  • Latih cara mengenang dan menikmati masa lalu (mis: prestasi, pengalaman)

I.09312 Promosi Koping

Observasi

  • Identifikasi kegiatan jangka pendek dan panjang sesuai tujuan
  • Identifikasi kemampuan yang dimiliki
  • Identifikasi sumber daya yang tersedia untuk memenuhi tujuan
  • Identifikasi pemahaman proses penyakit
  • Identifikasi dampak situasi terhadap peran dan hubungan
  • Identifikasi metode penyelesaian masalah
  • Identifikasi kebutuhan dan keinginan terhadap dukungan sosial

Terapeutik

  • Diskusikan perubahan peran yang dialami
  • Gunakan pendekatan yang tenang dan meyakinkan
  • Diskusikan alasan mengkritik diri sendiri
  • Diskusikan untuk mengklarifikasi kesalahpahaman dan mengevaluasi perilaku sendiri
  • Diskusikan konsekuensi tidak menggunakan rasa bersalah dan rasa malu
  • Diskusikan risiko yang menimbulkan bahaya pada diri sendiri
  • Fasilitasi dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan
  • Berikan pilihan realistis mengenai aspek-aspek tertentu dalam perawatan
  • Motivasi untuk menentukan harapan yang realistis
  • Tinjau kembali kemampuan dalam pengambilan keputusan
  • Hindari mengambil keputusan saat pasien berada dibawah tekanan
  • Motivasi terlibat dalam kegiatan sosial
  • Motivasi mengidentifikasi sistem pendukung yang tersedia
  • Damping saat berduka (mis: penyakit kronis, kecacatan)
  • Perkenalkan dengan orang atau kelompok yang berhasil mengalami pengalaman sama
  • Dukung penggunaan mekanisme pertahanan yang tepat
  • Kurangi rangsangan lingkungan yang mengancam

Edukasi

  • Anjurkan menjalin hubungan yang memiliki kepentingan dan tujuan sama
  • Anjurkan penggunaan sumber spiritual, jika perlu
  • Anjurkan mengungkapkan perasaan dan persepsi
  • Anjurkan keluarga terlibat
  • Anjurkan membuat tujuan yang lebih spesifik
  • Ajarkan cara memecahkan masalah secara konstruktif
  • Latih penggunaan teknik relaksasi
  • Latih keterampilan sosial, sesuai kebutuhan
  • Latih mengembangkan penilaian obyektif

Etiologi6

Konten Terkait