Ikterik neonatus berhubungan dengan etiologi dibuktikan dengan tanda dan gejala
Tanda & Gejala
Objektif (DO)
Profil darah abnormal (hemolisis, bilirubin serum total > 2 mg/dL, bilirubin serum total pada rentang risiko tinggi menurut usia pada normogram spesifik waktu)
Membran mukosa kuning
Kulit kuning
Sklera kuning
Luaran (SLKI)
integritas kulit dan jaringan meningkat
Kriteria Hasil
Berat badan meningkat
Memberan mukosa kuning menurun
Kulit kuning menurun
Sklera kuning menurun
Intervensi (SIKI)2
I.03091 Fototerapi Neonatus
Observasi
Monitor ikterik pada sklera dan kulit bayi
Identifikasi kebutuhan cairan sesuai dengan usia gestasi dan berat badan
Monitor suhu dan tanda vital setiap 4 jam sekali
Monitor efek samping fototerapi (mis: hipertermi, diare, rush pada kulit, penurunan berat badan lebih dari 8 – 10%)
Terapeutik
Siapkan lampu fototerapi dan incubator atau kotak bayi
Lepaskan pakaian bayi kecuali popok
Berikan penutup mata (eye protector/biliband) pada bayi
Ukur jarak antara lampu dan permukaan kulit bayi (30 cm atau tergantung spesifikasi lampu fototerapi)
Biarkan tubuh bayi terpapar sinar fototerapi secara berkelanjutan
Ganti segera alas dan popok bayi jika BAB/BAK
Gunakan linen berwarna putih agar memantulkan cahaya sebanyak mungkin
Edukasi
Anjurkan ibu menyusui sekitar 20 – 30 menit
Anjurkan ibu menyusui sesering mungkin
Kolaborasi
Kolaborasi pemberian darah vena bilirubin direk dan indirek
I.10338 Perawatan Bayi
Observasi
Monitor tanda-tanda vital bayi (terutama suhu 36°C – 37°C)
Terapeutik
Mandikan bayi dengan suhu ruangan 21 – 24°C
Mandikan bayi dalam waktu 5 – 10 menit dan 2 kali dalam sehari
Rawat tali pusat secara terbuka (tali pusat tidak dibungkus apapun)
Bersihkan pangkal tali pusat dengan lidi kapas yang telah diberi air matang
Kenakan popok bayi di bawah umbilicus jika tali pusat belum terlepas
Lakukan pemijatan bayi
Ganti popok bayi jika basah
Kenakan pakaian bayi dari bahan katun
Edukasi
Anjurkan ibu menyusui sesuai kebutuhan bayi
Ajarkan ibu cara merawat bayi di rumah
Ajarkan cara pemberian makanan pendamping ASI pada bayi > 6 bulan
Etiologi5
Penurunan berat badan abnormal ( > 7 – 8% pada bayi baru lahir yang menyusu ASI, > 15% pada bayi cukup bulan)