https://www.askep3s.org/8d07bf4a2a/sdki/D.0041
SDKI
Aktual
D.0041
Inkontinensia Fekal
Inkontinensia fekal berhubungan dengan Etiologi dibuktikan dengan Tanda dan Gejala.
Tanda & Gejala
Subjektif (DS)
- Tidak mampu mengontrol pengeluaran feses
- Tidak mampu menunda defekasi
Objektif (DO)
- Feses keluar sedikit-sedikit dan sering
Luaran (SLKI)
Kontinensia Fekal Membaik
Kriteria Hasil
- Kemampuan mengontrol pengeluaran feses meningkat
- Kemampuan menunda pengeluaran feses membaik
- Frekuensi BAB membaik
Intervensi (SIKI)2
I.04150 Latihan Eliminasi Fekal
Observasi
- Monitor peristaltik usus secara teratur
Terapeutik
- Anjurkan waktu yang konsisten untuk buang air besar
- Berikan privasi, kenyamanan, dan posisi yang meningkatkan proses defekasi
- Gunakan enema rendah, jika perlu
Edukasi
- Anjurkan mengonsumsi makanan tertentu sesuai program atau hasil konsultasi
- Anjurkan asupan cairan yang adekuat sesuai kebutuhan
Kolaborasi
- Kolaborasi penggunaan supositoria, jika perlu
I.04162 Perawatan Inkontinensia Fekal
Observasi
- Identifikasi penyebab inkontinensia fekal baik fisik maupun psikologis
- Monitor kondisi kulit perianal
- Monitor efek samping pemberian obat
Terapeutik
- Bersihkan daerah perianal dengan sabun dan air
- Jaga kebersihan tempat tidur dan pakaian
- Laksanakan program latihan usus, jika perlu
Edukasi
- Jelaskan definisi, jenis, dan penyebab inkontinensia fekal
- Anjurkan mencatat karakteristik feses
Kolaborasi
- Kolaborasi pemberian obat diare (mis. Loperamide, atropine)
Etiologi7
- Kerusakan susunan saraf motorik bawah
- Penurunan tonus otot
- Gangguan kognitif
- Penyalahgunaan laksatif
- Kehilangan fungsi pengendalian sfingter rectum
- Diare kronis
- Stres berlebihan