https://www.askep3s.org/c39ad816f3/sdki/D.0104
SDKI
Aktual
D.0104
Sindrom Pasca Trauma
Sindrom pasca trauma berhubungan dengan 'Etiologi' dibuktikan dengan:
Tanda & Gejala
Subjektif (DS)
- Mengungkapkan secara berlebihan atau menghindari pembicaraan kejadian trauma
- Merasa cemas
- Teringat kembali kejadian traumatis
Objektif (DO)
- Memori masa lalu terganggu
- Mimpi buruk berulang
- Ketakutan berulang
- Menghindari aktivitas, tempat, atau orang yang membangkitkan kejadian trauma
Luaran (SLKI)
Ketahanan Personal Meningkat
Kriteria Hasil
- Verbalisasi harapan yang positif meningkat
- Menggunakan strategi koping yang efektif meningkat
- Verbalisasi perasaan meningkat
- Menunjukkan harga diri positif meningkat
- Mengambil tanggung jawab meningkat
- Mencari dukungan emosional meningkat
- Menganggap kesulitan sebagai tantangan meningkat
Intervensi (SIKI)2
I.09274 Dukungan Proses Berduka
Observasi
- Identifikasi kehilangan yang dihadapi
- Identifikasi proses berduka yang dialami
- Identifikasi sifat keterikatan pada benda yang hilang atau orang yang meninggal
- Identifikasi reaksi awal terhadap kehilangan
Terapeutik
- Tunjukkan sikap menerima dan empati
- Motivasi agar mau mengungkapkan perasaan kehilangan
- Motivasi untuk menguatkan dukungan keluarga atau orang terdekat
- Fasilitasi melakukan kebiasaan sesuai dengan budaya, agama, dan norma sosial
- Fasilitasi mengekspresikan perasaan dengan cara yang nyaman (mis: membaca buku, menulis, menggambar, atau bermain)
- Diskusikan strategi koping yang dapat digunakan
Edukasi
- Jelaskan kepada pasien dan keluarga bahwa sikap mengingkari, marah, tawar menawar, depresi, dan menerima adalah wajar dalam menghadapi kehilangan
- Anjurkan mengidentifikasi ketakutan terbesar pada kehilangan
- Anjurkan mengekspresikan perasaan tentang kehilangan
- Ajarkan melewati proses berduka secara bertahap
I.09314 Reduksi Ansietas
Observasi
- Identifikasi saat tingkat ansietas berubah (mis: kondisi, waktu, stresor)
- Identifikasi kemampuan mengambil keputusan
- Monitor tanda-tanda ansietas (verbal dan nonverbal)
Terapeutik
- Ciptakan suasana terapeutik untuk menumbuhkan kepercayaan
- Temani pasien untuk mengurangi kecemasan, jika memungkinkan
- Pahami situasi yang membuat ansietas
- Dengarkan dengan penuh perhatian
- Gunakan pendekatan yang tenang dan meyakinkan
- Tempatkan barang pribadi yang memberikan kenyamanan
- Motivasi mengidentifikasi situasi yang memicu kecemasan
- Diskusikan perencanaan realistis tentang peristiwa yang akan datang
Edukasi
- Jelaskan prosedur, termasuk sensasi yang mungkin dialami
- Informasikan secara faktual mengenai diagnosis, pengobatan, dan prognosis
- Anjurkan keluarga untuk tetap bersama pasien, jika perlu
- Anjurkan melakukan kegiatan yang tidak kompetitif, sesuai kebutuhan
- Anjurkan mengungkapkan perasaan dan persepsi
- Latih kegiatan pengalihan untuk mengurangi ketegangan
- Latih penggunaan mekanisme pertahanan diri yang tepat
- Latih teknik relaksasi
Kolaborasi
- Kolaborasi pemberian obat antiansietas, jika perlu
Etiologi5
- Bencana
- Peperangan
- Riwayat korban perilaku kekerasan
- Kecelakaan
- Saksi pembunuhan