MerlinDX
›
Pathway
›
B42.1
https://www.askep3s.org/cf7d894090/pathway/B42.1
📋 Salin URL
ICD-10: B42.1
55 Node
45 Relasi
B42.1 - Lymphocutaneous sporotrichosis
Clinical Pathway interaktif: Etiologi → Patofisiologi → Tanda & Gejala → Dx Keperawatan
Etiologi
10
Trauma inokulasi Sporothrix schenckii melalui tanah atau tanaman
Infeksi Sporothrix schenckii dengan diseminasi limfatik
Imunosupresi akibat HIV AIDS atau kortikosteroid jangka panjang
Infeksi Sporothrix schenckii kronis dan rekuren
Lesi sporotrikosis pada ekstremitas dengan nyeri signifikan
Terapi itrakonazol atau potasium iodida jangka panjang
Luka terbuka akibat lesi ulseratif sporotrikosis
Penyakit kronis dengan isolasi sosial akibat lesi visible
Abses sporotrikosis yang memerlukan insisi dan drainase
Infeksi Sporothrix schenckii dengan komplikasi osteomyelitis
Patofisiologi
15
Granulomatous inflammation subkutan dengan infiltrat jamur
Penyebaran limfatik jamur ke kelenjar getah bening regional
Destruksi epidermis dan ulserasi jaringan
Respon inflamasi lokal dan stimulasi nocisensor
Respon inflamasi sistemik pelepasan sitokin pro-inflamasi
Defisiensi respon imun seluler terhadap jamur dimorfik
Penurunan aktivitas fagositosis dan killing jamur
Perubahan morfologi kulit permanen akibat ulserasi berulang
Stres psikologis akibat prognosis penyakit jangka panjang
Hambatan fungsi muskuloskeletal akibat inflamasi dan edema
Efek samping gastrointestinal dan hepatotoksisitas obat
Kehilangan barrier kulit dan kolonisasi flora patogen
Penurunan harga diri dan penarikan diri dari interaksi sosial
Jaringan nekrotik dan proses inflamasi akut pasca prosedur
Destruksi tulang dan inflamasi periosteum
Tanda & Gejala
15
Papul atau nodul primer di lokasi inokulasi
Rantai nodul limfangitis menanjak sepanjang limfatik
Lesi ulseratif dengan drainase purulen atau serosanguin
Nyeri tekan atau spontan pada lesi kulit
Demam ringan hingga sedang dan malaise
Lesi kulit kronis progresif dan limfadenopati persisten
Pembentukan abses subkutan multiple dan supurasi
Jaringan parut hipertrofik dan deformitas kulit
Kecemasan terhadap efikasi pengobatan dan penampilan
Keterbatasan rentang gerak dan aktivitas fisik
Mual anoreksia dan kelelahan
Eritema edema dan peningkatan leukosit lokal
Perasaan malu dan menghindari kontak masyarakat
Nyeri pasca bedah dan luka operasi
Nyeri tulang deformitas dan keterbatasan gerak
Diagnosis Keperawatan
15
Integritas kulit tidak utuh
Integritas kulit tidak utuh
Integritas kulit tidak utuh
Nyeri akut
Hipertermia
Resiko infeksi sekunder
Resiko infeksi sekunder
Gangguan citra tubuh
Kecemasan
Gangguan mobilitas fisik
Nutrisi tidak seimbang kurang dari kebutuhan tubuh
Resiko infeksi sekunder
Isolasi sosial
Nyeri akut
Gangguan mobilitas fisik
Referensi & Sumber
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia) Edisi 1, 2017, DPP PPNI
ICD-10 WHO Version 2019, Chapter I: B42.1
Patofisiologi Klinis Terkait
Konten Terkait
Artikel: B42.1