MerlinDX SDKI D.0001
https://www.askep3s.org/f83e21741a/sdki/D.0001
SDKI Aktual D.0001

Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif

Bersihan jalan nafas tidak efektif berhubungan dengan etiologi dibuktikan dengan tanda dan gejala

Tanda & Gejala

Objektif (DO)

  • Batuk tidak efektif
  • Tidak mampu batuk
  • Sputum berlebih
  • Mengi, wheezing, dan/atau ronchi kering
  • Mekonium di jalan napas (pada neonatus)

Luaran (SLKI)

Bersihan Jalan Napas Meningkat

Kriteria Hasil

  • Batuk efektif meningkat
  • Produksi sputum menurun
  • Mengi menurun
  • Wheezing menurun
  • Mekonium (pada neonatus) menurun

Intervensi (SIKI)3

I.01006 Latihan Batuk Efektif

Observasi

  • Identifikasi kemampuan batuk
  • Monitor adanya retensi sputum
  • Monitor tanda dan gejala infeksi saluran napas
  • Monitor input dan output cairan (misal: jumlah dan karakteristik)

Terapeutik

  • Atur posisi semi-fowler dan fowler
  • Pasang perlak dan bengkok di pangkuan pasien
  • Buang sekret pada tempat sputum

Edukasi

  • Jelaskan tujuan dan prosedur batuk efektif
  • Anjurkan Tarik napas dalam melalui hidung selama 4 detik, ditahan selama 2 detik, kemudian keluarkan dari mulut dengan bibir mencucu (dibulatkan) selama 8 detik
  • Anjurkan mengulangi Tarik napas dalam hingga 3 kali
  • Anjutkan batuk dengan kuat langsung setelah Tarik napas dalam yang ke-3

Kolaborasi

  • Kolaborasi pemberian mukolitik atau ekspektoran jika perlu

I.01011 Manajemen Jalan Napas

Observasi

  • Monitor pola napas (frekuensi, kedalaman, usaha napas)
  • Monitor bunyi napas tambahan (misalnya: gurgling, mengi, wheezing, ronchi kering)
  • Monitor sputum (jumlah, warna, aroma)

Terapeutik

  • Pertahankan kepatenan jalan napas dengan head-tilt dan chin-lift (jaw thrust jika curiga trauma fraktur servikal)
  • Posisikan semi-fowler atau fowler
  • Berikan minum hangat
  • Lakukan fisioterapi dada, jika perlu
  • Lakukan penghisapan lendir kurang dari 15 detik
  • Lakukan hiperoksigenasi sebelum penghisapan endotrakeal
  • Keluarkan sumbatan benda padat dengan forsep McGill
  • Berikan oksigen, jika perlu

Edukasi

  • Anjurkan asupan cairan 2000 ml/hari, jika tidak ada kontraindikasi
  • Ajarkan Teknik batuk efektif

Kolaborasi

  • Kolaborasi pemberian bronkodilator, ekspektoran, mukolitik, jika perlu

I.01014 Pemantauan Respirasi

Observasi

  • Monitor frekuensi, irama, kedalaman dan upaya napas
  • Monitor pola napas (seperti bradypnea, takipnea, hiperventilasi, kussmaul, Cheyne-stokes, biot, ataksik)
  • Monitor kemampuan batuk efektif
  • Monitor adanya produksi sputum
  • Monitor adanya sumbatan jalan napas
  • Palpasi kesimetrisan ekspansi paru
  • Auskultasi bunyi napas
  • Monitor saturasi oksigen
  • Monitor nilai analisa gas darah
  • Monitor hasil x-ray thoraks

Terapeutik

  • Atur interval pemantauan respirasi sesuai kondisi pasien
  • Dokumentasikan hasil pemantauan

Edukasi

  • Jelaskan tujuan dan prosedur pemantauan
  • Informasikan hasil pemantauan, jika perlu

Etiologi22

Konten Terkait

Pathway: Clinical Pathway A00.9 - Cholera, unspe… Pathway: Clinical Pathway A04.9 - Infeksi Bakter… Artikel: Kolera (Cholera) - ICD-10: A00.9: Koler…