Risiko gangguan perlekatan dibuktikan dengan "Faktor Risiko"
Luaran (SLKI)
Perlekatan meningkat
Kriteria Hasil
Mempraktikkan perilaku sehat selama hamil meningkat
Menyiapkan perlengkapan bayi sebelum kelahiran meningkat
Verbalisasi perasaan positif terhadap bayi meningkat
Mencium bayi meningkat
Melakukan kontak mata dengan bayi meningkat
Berbicara dengan bayi meningkat
Bermain dengan bayi meningkat
Berespons dengan isyarat bayi meningkat
Kekhawatiran menjalankan peran orang tua menurun
Konflik hubungan orang tua dan bayi/anak menurun
Intervensi (SIKI)2
I.10342 Promosi Perlekatan
Observasi
Monitor kegiatan menyusui
Identifikasi kemampuan bayi menghisap dan menelan ASI
Identifikasi payudara ibu (mis: bengkak, puting lecet, mastitis, nyeri pada payudara)
Monitor perlekatan saat menyusui (mis: areola bagian bawah lebih kecil daripada areola bagian atas, mulut bayi terbuka lebar, bibir bayi berputar keluar dan dagu bayi menempel pada payudara ibu)
Terapeutik
Hindari memegang kepala bayi
Diskusikan dengan ibu masalah selama proses menyusui
Edukasi
Ajarkan ibu menopang seluruh tubuh bayi
Anjurkan ibu melepas pakaian bagian atas agar bayi dapat menyentuh payudara ibu
Anjurkan bayi yang mendekati ke arah payudara ibu dari bagian bawah
Anjurkan ibu untuk memegang payudara menggunakan jarinya seperti huruf “C” pada posisi jam 12-6 atau 3-9 saat mengarahkan ke mulut bayi
Anjurkan ibu untuk menyusui menunggu mulut bayi terbuka lebar sehingga areola bagian bawah dapat masuk sempurna
Ajarkan ibu mengenali tanda bayi siap menyusu
I.13490 Promosi Keutuhan Keluarga
Observasi
Identifikasi pemahaman keluarga terhadap masalah
Identifikasi adanya konflik prioritas antar anggota keluarga
Identifikasi mekanisme koping keluarga
Monitor hubungan antara anggota keluarga
Terapeutik
Hargai privasi keluarga
Fasilitasi kunjungan keluarga
Fasilitasi keluarga melakukan pengambilan keputusan dan pemecahan masalah
Fasilitasi komunikasi terbuka antara setiap anggota keluarga
Edukasi
Informasikan kondisi pasien secara berkala kepada keluarga
Anjurkan anggota keluarga mempertahankan keharmonisan keluarga
Kolaborasi
Rujuk untuk terapi keluarga, jika perlu
Etiologi9
Kekhawatiran menjalankan peran sebagai orang tua
Perpisahan antara ibu dan bayi/anak akibat hospitalisasi
Penghalang fisik (mis: incubator, baby warmer)
Ketidakmampuan orang tua memenuhi kebutuhan bayi/anak