https://www.askep3s.org/5e5d88ce75/sdki/D.0050
SDKI
Aktual
D.0050
Retensi Urin
Retensi urin berhubungan dengan Etiologi dibuktikan dengan Tanda dan Gejala.
Tanda & Gejala
Subjektif (DS)
- Sensasi penuh pada kandung kemih
Objektif (DO)
- Disuria/anuria
- Distensi kandung kemih
Luaran (SLKI)
Eliminasi Urin Membaik
Kriteria Hasil
- Sensasi berkemih meningkat
- Distensi kandung kemih menurun
Intervensi (SIKI)1
I.04148 Kateterisasi Urin
Observasi
- Periksa kondisi pasien (kesadaran, tanda-tanda vital, daerah perineal, distensi kandung kemih, inkontinensia urin, refleks berkemih)
Terapeutik
- Siapkan peralatan, bahan-bahan, dan ruangan tindakan
- Siapkan pasien: bebaskan pakaian bawah dan posisikan dorsal rekumben (untuk Wanita) dan supine (untuk laki-laki)
- Pasang sarung tangan
- Bersihkan daerah perineal atau preposium dengan cairan NaCl atau aquades
- Lakukan insersi kateter urin dengan menerapkan prinsip aseptik
- Sambungkan kateter urin dengan urin bag
- Isi balon dengan NaCl 0,9% sesuai anjuran pabrik
- Fiksasi selang kateter di atas simpisis atau di paha
- Pastikan urin bag ditempatkan lebih rendah dari kandung kemih
- Berikan label waktu pemasangan
Edukasi
- Jelaskan tujuan dan prosedur pemasangan kateter urin
- Anjurkan menarik napas saat insersi selang kateter
Etiologi5
- Peningkatan tekanan uretra
- Kerusakan arkus refleks
- Blok sfingter
- Disfungsi neurologis (mis: trauma, penyakit saraf)
- Efek agen farmakologis (mis: atropine, belladonna, psikotropik, antihistamin, opiate)