https://www.askep3s.org/63209950fa/sdki/D.0040
SDKI
Aktual
D.0040
Gangguan Eliminasi Urin
Gangguan eliminasi urin berhubungan dengan Etiologi dibuktikan dengan Tanda dan Gejala.
Tanda & Gejala
Subjektif (DS)
- Desakan berkemih (urgensi)
- Urin menetes (dribbling)
- Sering buang air kecil
- Nocturia (buang air kecil pada malam hari)
- Mengompol
Objektif (DO)
- Distensi kandung kemih
- Berkemih tidak tuntas (hesistancy)
- Volume residu urin meningkat
Luaran (SLKI)
Eliminasi Urin Membaik
Kriteria Hasil
- Desakan berkemih (urgensi) menurun
- Urin menetes (dribbling) menurun
- Distensi kandung kemih menurun
- Berkemih tidak tuntas (hesistancy) menurun
Intervensi (SIKI)2
I.11349 Dukungan Perawatan Diri: BAB/BAK
Observasi
- Identifikasi kebiasaan BAB/BAK sesuai usia
- Monitor integritas kulit pasien
Terapeutik
- Dukung penggunaan toilet atau alat bantu secara konsisten
- Jaga privasi selama eliminasi
- Latih BAK/BAB sesuai jadwal, jika perlu
Edukasi
- Anjurkan BAK/BAB secara rutin
- Ajarkan tanda dan gejala infeksi saluran berkemih
I.04152 Manajemen Eliminasi Urin
Observasi
- Identifikasi tanda dan gejala retensi atau inkontinensia urin
- Monitor eliminasi urin (frekuensi, volume, warna)
Terapeutik
- Catat waktu-waktu dan haluaran berkemih
- Batasi asupan cairan, jika perlu
Edukasi
- Ajarkan terapi modalitas penguatan otot-otot panggul
- Ajarkan mengenali tanda berkemih dan waktu yang tepat
Etiologi7
- Penurunan kapasitas kandung kemih
- Iritasi kandung kemih
- Penurunan kemampuan menyadari tanda-tanda gangguan kandung kemih
- Efek tindakan medis dan diagnostik
- Kelemahan otot pelvis
- Ketidakmampuan mengakses toilet
- Hambatan lingkungan